Diabetes Level 22 - 2 bulan OK

23:09 Admin 0 Comments

Konsumsi 2 bulan membaik Normal

Pengertian; Diabetes

Call 
0812-1213-6654
www.obatdantestimoni.com

0 comments:

Jamur-an -6 hari Konsumsi OK

22:37 Admin 0 Comments


Konsumsi 6 hari membaik Normal


Call 
0812-1213-6654
www.obatdantestimoni.com

0 comments:

Psoriasis - 3 Bulan Konsumsi OK

22:27 Admin 0 Comments


Konsumsi 3 Bulan membaik Normal

Pengertian; Psoriasis

Call 
0812-1213-6654
www.obatdantestimoni.com

0 comments:

Anti Aging - Bergaya_2

22:16 Admin 0 Comments

Call 
0812-1213-6654
www.obatdantestimoni.com

0 comments:

Diabetes Kering - 6 Bulan OK

02:13 Admin 0 Comments

Diabetes Kering
Konsumsi 6 bulan membaik Normal

Pengertian; Diabetes

Call 
0812-1213-6654
www.obatdantestimoni.com

0 comments:

Anti Aging - Usia Semangat_2

02:07 Admin 0 Comments


0 comments:

Jahitan After Operasi - 6 Bulan Merapat OK

02:03 Admin 0 Comments


After operasi pada leher
Konsumsi 6 bulan membaik Normal

Call 
0812-1213-6654
www.obatdantestimoni.com

0 comments:

Diabetes, Konsumsi 6 Bulan OK

01:52 Admin 0 Comments


Diabetes Basah
Konsumsi 6 bulan membaik Normal

Pengertian; Kanker Mulut

Call 
0812-1213-6654
www.obatdantestimoni.com

0 comments:

Anti Aging - After Operasi 2 bulan hasil OK

23:04 Admin 0 Comments


Call 
0812-1213-6654
www.obatdantestimoni.com

0 comments:

Kanker Prostate - 3 Bulan OK

22:50 Admin 0 Comments

Mr. Mdm Tam Usia 85 th, Kinibalu Sabah
Konsumsi 3 bulan ginjal normal dan bisa beraktifitas kembali

Pengertian; Kanker Prostat

Call 
0812-1213-6654
www.obatdantestimoni.com

0 comments:

Kanker Mulut - 3 hari Konsumsi Membaik OK

22:24 Admin 0 Comments


Miss. Engr
Konsumsi 3 hari membaik Normal

Pengertian; Kanker Mulut

Call 
0812-1213-6654
www.obatdantestimoni.com

0 comments:

Jantung, 2x CCU - 5 bulan konsumsi OK

22:14 Admin 0 Comments

Mr. Raymond Tan Usia 51th
Konsumsi 5 bulan Sakit Jantung Normal

Call 
0812-1213-6654
www.obatdantestimoni.com

0 comments:

Penyumbatan + Prostate + Spinal - Konsumsi 3 Bulan OK

21:56 Admin 0 Comments


Mr. Eric Cheok Usia 60 th, Brunei Darusalam
Konsumsi 3 bulan ginjal normal dan tidak masalah atas nyeri tulang belakang/ekor

Pengertian; Stenosis Spinal

Call 
0812-1213-6654
www.obatdantestimoni.com

0 comments:

Penyumbatan + Gagal Ginjal - 3 Konsumsi OK

21:28 Admin 0 Comments


Mr. Mdm Tam Usia 85 th, Kinibalu Sabah
Konsumsi 3 bulan ginjal normal dan bisa beraktifitas kembali

Pengertian; Stenosis Spinal

Call 
0812-1213-6654
www.obatdantestimoni.com

0 comments:

Kids Brain Demage - Normal

21:15 Admin 0 Comments

Mr. Peifen usia 9 bulan
Konsumsi 1 bulan normal

Call 
0812-1213-6654
www.obatdantestimoni.com

0 comments:

Jantung - 4 bulan sembuh OK

21:01 Admin 0 Comments


Mr. Lo Chung 69th
Konsumsi 4 bulan normal jantung dan all penyakit diangkat sembuh

Call 
0812-1213-6654
www.obatdantestimoni.com

0 comments:

Luka Bakar - Tingkat4

23:45 Admin 0 Comments




Call 
0812-1213-6654
www.obatdantestimoni.com

0 comments:

Anti Aging, Hipertensi - Usia Bersemangat

22:52 Admin 0 Comments


Mr. Narciso Hipertensi
Konsumsi 3 bulan normal, tidur nyenyak, dapat lari jarak jauh kembali dan gairah hidup kemabali

Call 
0812-1213-6654
www.obatdantestimoni.com

0 comments:

Penyumbatan Arteri - 3 bulan OK

22:17 Admin 0 Comments



Call 
0812-1213-6654
www.obatdantestimoni.com

0 comments:

Inspirasi - Spirit

21:25 Admin 0 Comments

2 bulan konsumsi

Pengertian : osteoporosis 

Call 
0812-1213-6654
www.obatdantestimoni.com

0 comments:

Stoke - 5 Bulan OK

21:22 Admin 0 Comments

Call 
0812-1213-6654
www.obatdantestimoni.com

0 comments:

Anti Aging - Usia Beribadah

02:45 Admin 0 Comments

Call 
0812-1213-6654
www.obatdantestimoni.com

0 comments:

Anti Aging - Usia Berkarir

02:45 Admin 0 Comments

Call 
0812-1213-6654
www.obatdantestimoni.com

0 comments:

Anti Aging - Usia Bergaya

02:44 Admin 0 Comments

Call 
0812-1213-6654
www.obatdantestimoni.com

0 comments:

Anti Aging - Usia Semangat

02:43 Admin 0 Comments

Call 
0812-1213-6654
www.obatdantestimoni.com

0 comments:

Anti Aging - Usia Puber 2

02:42 Admin 0 Comments


Call 
0812-1213-6654
www.obatdantestimoni.com

0 comments:

Pigmen Problem - 15 hari Konsumsi OK

02:41 Admin 0 Comments

Call 
0812-1213-6654
www.obatdantestimoni.com

0 comments:

Pigmen Problem - 3 bulan Konsumsi OK

02:40 Admin 0 Comments

 
Call 
0812-1213-6654
www.obatdantestimoni.com

0 comments:

Pigmen Problem - 14 hari Konsumsi OK

02:39 Admin 0 Comments

Miss Ting-Ting KL
Konsumsi 14 hari pigmen kulit normal



Call 
0812-1213-6654
www.obatdantestimoni.com

0 comments:

Kanker Payudara, Pengetian Umum

00:01 Admin 0 Comments

Payudara terbentuk dari lemak, jaringan ikat, dan ribuan lobulus (kelenjar kecil penghasil air susu). Saat seorang wanita melahirkan, Air Susu Ibu (ASI) akan dikirim ke puting melalui saluran kecil saat menyusui.
Sel-sel dalam tubuh kita biasanya tumbuh dan berkembang biak secara teratur. Sel-sel baru hanya terbentuk saat dibutuhkan. Tetapi proses dalam tubuh pengidap kanker akan berbeda.
alodokter-kanker-payudara
Proses tersebut akan berjalan secara tidak wajar sehingga pertumbuhan dan perkembangbiakan sel-sel menjadi tidak terkendali. Sel-sel abnormal tersebut juga bisa menyebar ke bagian-bagian tubuh lain melalui aliran darah. Inilah yang disebut kanker yang mengalami metastasis.
Jika terdeteksi pada stadium awal, kanker dapat diobati sebelum menyebar ke bagian lain tubuh. Gejala awal kanker payudara adalah benjolan atau penebalan pada jaringan kulit payudara. Tetapi sebagian besar benjolan belum tentu menandakan kanker.

Penderita Kanker Payudara di Indonesia

Kejadian kanker payudara di Indonesia mencapai sekitar 40 kasus setiap 100.000 penduduk pada tahun 2012, menurut data di organisasi kesehatan dunia (WHO). Dibandingkan dengan negara tetangga kita, Malaysia, kanker payudara di Indonesia lebih banyak diderita oleh wanita usia muda dan pada tahap yang lebih lanjut.
Kanker payudara tidak hanya menyerang kaum wanita tapi juga pria walaupun jarang.

Apa saja Jenis Kanker Payudara?

Dua di antara tiga wanita yang mengidap kanker payudara berusia di atas 50 tahun. Saat Anda menyadari adanya gejala kanker payudara, Anda dianjurkan untuk segera mengonsultasikannya ke dokter. Setelah pemeriksaan, dokter biasanya merujuk Anda ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut guna memastikan diagnosis.
Kanker payudara umumnya terbagi dalam dua kategori, yaitu non-invasif dan invasif. Penjelasan lebih detailnya adalah sebagai berikut:
Kanker payudara invasif
Bentuk paling umum dari kanker payudara invasif adalah kanker payudara duktal invasif yang berkembang pada sel-sel pembentuk saluran payudara. Kata invasif berarti kanker ini dapat menyebar di luar payudara. Sekitar 80 persen dari semua kasus kanker payudara invasif merupakan jenis semacam ini.
Jenis kanker payudara invasif lain meliputi:
  • Kanker payudara lobular invasif. Penyakit ini berkembang pada kelenjar penghasil susu yang disebut lobulus.
  • Kanker payudara terinflamasi.
  • Kanker Paget pada payudara.
Jenis-jenis kanker ini juga dikenal sebagai kanker payudara sekunder atau metastasis. Jenis ini dapat menyebar ke bagian lain tubuh. Penyebarannya biasanya melalui kelenjar getah bening (kelenjar kecil yang menyaring bakteri dari tubuh) atau aliran darah.
Kanker payudara non-invasif
Bentuk kanker non-invasif biasanya ditemukan melalui mamografi karena jarang menimbulkan benjolan. Jenis ini juga sering disebut pra kanker. Tipe yang paling umum dari kanker ini adalah duktal karsinoma in situ. Jenis kanker payudara ini bersifat jinak dan ditemukan dalam saluran (duktus) payudara, serta belum menyebar.

Pemeriksaan Payudara dan Genetika

Penyebab kanker payudara yang utama belum diketahui. Karena itu, pencegahan sepenuhnya untuk kanker payudara juga sulit ditentukan. Banyak faktor yang dapat meningkatkan risiko terkena kanker, misalnya usia dan riwayat kesehatan keluarga.
Pemeriksaan payudara dan genetika dianjurkan untuk wanita dengan kemungkinan terkena kanker payudara melebihi rata-rata. Risiko kanker payudara meningkat seiring usia, maka wanita berusia 50-70 tahun dianjurkan memeriksakan diri setiap tiga tahun sekali. Wanita berusia 70 tahun ke atas juga dianjurkan untuk memeriksakan diri dan berkonsultasi dengan dokter.

Langkah-langkah Pengobatan Kanker Payudara

Satu dari sembilan orang wanita akan terkena kanker payudara selama masa hidup mereka. Kanker yang terdeteksi pada tahap awal memiliki peluang untuk sembuh melalui langkah-langkah pengobatan. Karena itu, sangat penting bagi seorang wanita untuk melakukan pemeriksaan payudara secara rutin.
Kanker payudara dapat diobati dengan kombinasi operasi, kemoterapi, dan radioterapi. Beberapa kasus kanker payudara juga dapat ditangani melalui terapi biologis atau hormon. Selama masa pengobatan dan pemulihan, dukungan dari orang lain (terutama keluarga serta teman dekat) bagi penderita kanker payudara sangatlah penting.
source: alodokter
Call
0812-1213-6654
www.obatdantestimoni.com

0 comments:

Epilepsi, Pengetian Umum

00:01 Admin 0 Comments

Penyakit epilepsi atau ayan adalah suatu kondisi yang dapat menjadikan seseorang mengalami kejang secara berulang. Kerusakan atau perubahan di dalam otak diketahui sebagai penyebab pada sebagian kecil kasus epilepsi. Namun pada sebagian besar kasus yang pernah terjadi, penyebab masih belum diketahui secara pasti.
Di dalam otak manusia terdapat neuron atau sel-sel saraf yang merupakan bagian dari sistem saraf. Tiap sel saraf saling berkomunikasi dengan menggunakan impuls listrik. Pada kasus epilepsi, kejang terjadi ketika impuls listrik tersebut dihasilkan secara berlebihan sehingga menyebabkan perilaku atau gerakan tubuh yang tidak terkendali.
Epilepsi-alodokter
Kejang memang menjadi gejala utama penyakit epilepsi, namun belum tentu orang yang mengalami kejang mengidap epilepsi. Dalam dunia medis, seseorang dicurigai menderita epilepsi setelah mengalami kejang sebanyak lebih dari satu kali. Tingkat keparahan kejang pada tiap penderita epilepsi berbeda-beda. Ada yang hanya berlangsung beberapa detik dan ada juga yang hingga beberapa menit. Ada yang hanya mengalami kejang pada sebagian tubuhnya dan ada juga yang mengalami kejang total hingga menyebabkan kehilangan kesadaran.
Menurut data WHO, kurang lebih 50 juta orang di dunia hidup dengan epilepsi. Angka ini akan bertambah sekitar 2.4 juta setiap tahunnya. Angka pertambahan kasus epilepsi lebih tinggi di negara berkembang. Di negara maju, kasus epilepsi bertambah sekitar 30-50 kasus tiap 100ribu penduduk. Sedangkan di negara dengan pendapatan perkapita rendah dan menengah kasus bisa bertambah hingga dua kali lipatnya.
Di Indonesia sendiri didapatkan data kasus epilepsi paling sedikit 700.000-1,4 juta. Angka ini akan bertambah sekitar 70ribu tiap tahunnya. Di antaranya, terdapat kurang lebih 40-50 persen kasus epilepsi yang terjadi pada anak-anak.

Penyebab epilepsi

Epilepsi dapat mulai diderita seseorang pada usia kapan saja, meski umumnya kondisi ini terjadi sejak masa kanak-kanak. Berdasarkan penyebabnya, epilepsi dibagi dua, yaitu idiopatik dan simptomatik.
Epilepsi idiopatik (disebut juga sebagai epilepsi primer) merupakan jenis epilepsi yang penyebabnya tidak diketahui. Sejumlah ahli menduga bahwa kondisi ini disebabkan oleh faktor genetik (keturunan). Sedangkan epilepsi simptomatik (disebut juga epilepsi sekunder) merupakan jenis epilepsi yang penyebabnya bisa diketahui. Sejumlah faktor, seperti luka berat di kepala, tumor otak, dan stroke diduga bisa menyebabkan epilepsi sekunder.

Pengobatan serta komplikasi epilepsi

Hingga kini memang belum ada obat atau metode yang mampu menyembuhkan kondisi ini sepenuhnya. Meski begitu, obat antiepilepsi atau OAE mampu mencegah terjadinya kejang sehingga penderita dapat melakukan aktivitas sehari-hari secara normal dengan mudah dan aman.
Selain obat-obatan, penanganan epilepsi juga perlu ditunjang dengan pola hidup yang sehat, seperti olahraga secara teratur, tidak mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan, serta diet khusus.
Alasan kenapa kejang-kejang pada penderita epilepsi perlu ditangani dengan tepat adalah untuk menghindari terjadinya situasi yang dapat membahayakan nyawa penderitanya. Contohnya adalah terjatuh, tenggelam, atau mengalami kecelakaan saat berkendara akibat kejang.
Epilepsi juga bisa menyebabkan kematian mendadak dan mengalami status epileptikus pada kasus yang jarang terjadi. Status epileptikus merupakan kondisi ketika penderita epilepsi mengalami kejang selama lebih dari 5 menit atau mengalami serangkaian kejang pendek. Ketika serangkaian kejang pendek terjadi, penderita status epileptikus biasanya akan berada dalam keadaan yang tidak sadar sepenuhnya. Status epileptikus dapat menyebabkan kerusakan pada otak secara permanen, bahkan kematian.
source: alodokter
Call
0812-1213-6654
www.obatdantestimoni.com

0 comments:

Arthritis, Pengetian Umum

00:01 Admin 0 Comments

Rheumatoid arthritis atau artritis reumatoid adalah peradangan kronis pada sendi yang menyebabkan rasa sakit, bengkak dan kaku pada persendian contohnya di kaki dan tangan.
Arthritis berarti radang sendi dan bisa berdampak pada jaringan di sekitar persendian, seperti pada otot, ligamen, dan tendon. Seiring waktu, peradangan ini bisa menghancurkan jaringan persendian. Efek dari kondisi ini akan membatasi aktivitas keseharian, seperti sulit untuk berjalan dan menggunakan tangan.
rheumatoid arthritis - Alodokter
Walau bagian tubuh yang paling sering terkena dampak rheumatoid arthritis adalah pada bagian kaki dan tangan, penyakit ini juga bisa menjangkiti bagian tubuh lainnya, seperti mata, paru-paru, pembuluh darah, dan kulit.
Rheumatoid arthritis terjadi saat sistem kekebalan tubuh menyerang jaringan tubuh Anda sendiri. Penyakit ini lebih sering diderita oleh wanita, terutama di atas 40 tahun.

Gejala Rheumatoid Arthritis

Gejala rheumatoid arthritis pada masing-masing orang berbeda dan bisa berubah seiring waktu, namun gejala yang sering timbul pada persendian adalah rasa kaku, kemerahan, bengkak, terasa hangat, dan nyeri.
Rheumatoid arthritis harus segera ditangani karena jika penyakit bertambah parah, gejala bisa menyebar ke bagian tubuh lainnya dan menyebabkan persendian bergeser dan bahkan berubah bentuk.

Penyebab Rheumatoid Arthritis

Penyebab rheumatoid arthritis adalah sistem kekebalan tubuh yang seharusnya melawan infeksi, tetapi justru menyerang sel normal pada persendian dan membuat sendi terasa nyeri, bengkak, dan kaku.
Walau alasan kenapa sistem kekebalan tubuh keliru menyerang tubuh dalam rheumatoid arthritis masih belum diketahui, ada beberapa faktor yang bisa meningkatkan risiko, seperti faktor usia, hormon, genetika, dan kebiasaan merokok.

Diagnosis Rheumatoid Arthritis

Gejala rheumatoid arthritis sama dengan beberapa penyakit lainnya, itu sebabnya sulit untuk mendiagnosis rheumatoid arthritis pada tahap awal.
Ada beberapa tes yang bisa membantu diagnosis rheumatoid arthritis, yaitu pemeriksaan fisik, tes darah, dan pemindaian X-ray.

Perawatan Rheumatoid Arthritis

Penderita rheumatoid arthritis hanya bisa melakukan perawatan karena hingga saat ini masih belum ada obat yang dapat menyembuhkan rheumatoid arthritis secara total, namun dengan perawatan yang tepat, penyebaran dan peradangan dapat dihambat.
Perawatan rheumatoid arthritis yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan terapi serta pengobatan jangka panjang untuk menghambat perkembangan dan gejala rheumatoid arthritis. Jika perawatan dengan terapi dan pengobatan sudah tidak efektif, maka operasi untuk memperbaiki masalah persendian dapat dilakukan.

Komplikasi Rheumatoid Arthritis

Ada beberapa kemungkinan komplikasi rheumatoid arthritis yang dapat terjadi jika tidak ditangani dengan baik, seperti peradangan pada mata, jantung, dan paru-paru, serta terjadinya sindrom lorong karpal. Rheumatoid arthritis meningkatkan risiko terkena stroke dan serangan jantung.


source: alodokter
Call
0812-1213-6654
www.obatdantestimoni.com

0 comments:

Tuberkulosis, Pengetian Umum

00:01 Admin 0 Comments

Tuberkulosis (TB) yang juga dikenal dengan singkatan TBC merupakan penyakit menular yang menyebabkan masalah kesehatan terbesar kedua di dunia setelah HIV. Indonesia sendiri termasuk lima besar negara dengan jumlah pengidap TB terbanyak di Asia Tenggara dengan jumlah pengidap yang mencapai 305.000 jiwa pada tahun 2012.
alodokter-tuberkulosis2
Gejala dan Jenis Tuberkulosis
Penyakit ini paling sering menyerang paru-paru dengan gejala utama berupa batuk berdahak yang berlangsung selama lebih dari 21 hari. Batuk juga terkadang dapat mengeluarkan darah. Selain batuk, pengidap TB biasanya juga akan kehilangan nafsu makan sehingga mengalami penurunan berat badan yang disertai demam dan kelelahan.
Ketika bakteri TB masuk ke dalam tubuh, bakteri tersebut bisa bersifat tidak aktif untuk beberapa waktu sebelum kemudian menyebabkan gejala-gejala TB. Pada kasus ini, kondisi tersebut dikenal sebagai tuberkulosis laten. Sedangkan TB yang langsung memicu gejala dikenal dengan istilah tuberkulosis aktif.

Penyebab dan Faktor Risiko Tuberkulosis

Penyebab tuberkulosis adalah bakteri yang menyebar di udara melalui semburan air liur dari batuk atau bersin pengidap TB. Nama bakteri TB adalah mycobacterium tuberculosis.
Berikut ini adalah beberapa kelompok orang yang memiliki risiko lebih tinggi tertular TB:
  • Orang dengan sistem kekebalan tubuh yang menurun, misalnya pengidap HIV/AIDS, diabetes atau orang yang sedang menjalani kemoterapi.
  • Orang yang mengalami malanutrisi atau kekurangan gizi.
  • Pecandu narkoba.
  • Para perokok.
  • Para petugas medis yang sering berhubungan dengan pengidap TB.

Diagnosis dan Pengobatan Tuberkulosis

Tuberkulosis termasuk penyakit yang sulit untuk dideteksi, terutama pada anak-anak. Dokter biasanya menggunakan beberapa cara untuk mendiagnosis penyakit ini, antara lain:
  • Rontgen dada.
  • Tes Mantoux.
  • Tes darah.
  • Tes dahak.
Penyakit yang tergolong serius ini dapat disembuhkan jika diobati dengan benar. Langkah pengobatan yang dibutuhkan adalah dengan mengonsumsi beberapa jenis antibiotik yang harus diminum selama jangka waktu tertentu.
Langkah Pencegahan Tuberkulosis
Langkah utama dalam pencegahan TB adalah dengan menerima vaksin BCG (Bacillus Calmette-Guerin). Di Indonesia, vaksin ini termasuk dalam daftar imunisasi wajib dan diberikan sebelum bayi berusia tiga bulan.
Vaksin BCG juga dianjurkan bagi anak-anak, remaja maupun orang dewasa yang belum pernah menerimanya pada waktu bayi. Tetapi harap diingat bahwa keefektifan vaksin ini akan berkurang pada orang dewasa.
source: alodokter
Call
0812-1213-6654
www.obatdantestimoni.com

0 comments:

Kebotakan, Pengetian Umum

00:01 Admin 0 Comments

Botak atau istilah medisnya alopecia adalah kerontokan rambut yang umumnya bersifat permanen. Salah satu jenisnya adalah alopecia areata yang akan dibahas dalam artikel ini.
alodokter-botak
Alopecia areata merupakan penyakit autoimun, yaitu kondisi di mana sistem imun menyerang tubuhnya sendiri. Karena itu, kondisi ini tidak termasuk penyakit yang menular.
Para pakar menduga bahwa faktor keturunan memiliki pengaruh besar sebagai pemicu kondisi ini. Jika memiliki anggota keluarga yang mengalami kebotakan, Anda berisiko mengidap kondisi yang sama. Kondisi autoimun lain seperti lupus atau diabetes tipe 1 juga berpotensi meningkatkan risiko kebotakan.

Gejala-gejala Botak

Kebotakan yang dialami bisa terjadi pada rambut di kepala maupun bagian tubuh lain. Tingkat keparahannya juga berbeda-beda, ada pitak di satu tempat dan ada yang sekaligus di beberapa bagian.
Gejala awal kebotakan adalah munculnya pitak pada rambut di kepala atau bagian lain, seperti alis atau jenggot. Ukuran pitak yang terbentuk juga beragam. Indikasi ini umumnya akan disertai peningkatan pada jumlah rambut yang rontok.
Selain rambut, kebotakan juga terkadang berpengaruh pada kuku jari tangan dan kaki. Contohnya, muncul bintik-bintik atau garis putih pada kuku, kuku yang berubah kusam dan kasar, serta ujung kuku yang bergelombang.

Diagnosis dan Pengobatan Botak

Kondisi ini umumnya dapat didiagnosis melalui pola kerontokan yang terjadi. Pemeriksaan akar rambut dan biopsi kulit juga terkadang akan dilakukan untuk memastikan diagnosis. Jika dibutuhkan, tes darah akan dianjurkan guna mengetahui apakah pasien mengidap penyakit autoimun lain.
Kebotakan termasuk penyakit yang tidak bisa disembuhkan. Ada yang mengalaminya secara permanen, tapi ada juga rambut pengidap yang bisa tumbuh kembali.
Penanganan yang biasanya dijalani oleh pasien bertujuan untuk mempercepat pertumbuhan rambut tersebut. Langkah-langkah pengobatan yang diberikan dapat berupa:
  • Minoxidil. Sebagian besar pengidap baru merasakan manfaat obat ini setelah menggunakannya selama kira-kira empat bulan.
  • Kortikosteroid. Obat ini akan menekan sistem kekebalan tubuh dan tersedia dalam bentuk obat suntik, oles, dan minum. Sebagian besar pengidap yang menggunakan obat ini akan merasakan dampaknya dalam beberapa bulan.
  • Anthralin. Sama seperti kortikosteroid, obat ini akan memengaruhi sistem kekebalan tubuh. Setelah dioles dan didiamkan selama maksimal satu jam, anthralin harus dicuci bersih agar kulit tidak mengalami iritasi.
Di samping penanganan medis, kebotakan juga bisa ditangani dengan wig (rambut palsu) yang berasal dari rambut asli maupun sintetis. Ini merupakan langkah paling praktis karena jenis serta bentuk wig yang tersedia juga bermacam-macam. Selain praktis, penggunaan wig dapat meningkatkan kepercayaan diri pengidap kebotakan yang sudah memengaruhi penampilan mereka.


source: alodokter
Call
0812-1213-6654
www.obatdantestimoni.com

0 comments:

Asam Urat, Pengetian Umum

00:01 Admin 0 Comments

Penyakit asam urat atau gout adalah kondisi yang dapat menyebabkan gejala nyeri yang tidak tertahankan, pembengkakan, dan rasa panas di persendian. Meski semua sendi di tubuh bisa terkena asam urat, namun yang paling sering terserang adalah sendi jari tangan, lutut, pergelangan kaki, dan jari kaki.
Laki-laki lebih rawan terkena penyakit asam urat dibandingkan dengan perempuan, terutama saat usia mereka di atas 30 tahun. Pada perempuan, penyakit ini biasanya berisiko timbul setelah menopause.
Orang yang terkena serangan penyakit asam urat biasanya akan merasakan perkembangan gejala yang cepat dalam beberapa jam pertama. Rasa sakit bisa berlangsung selama 3-10 hari. Pembengkakan tidak hanya terjadi di sendi, namun juga di daerah sekitar sendi disertai warna kulit yang memerah. Pada tahap ini, penderita dapat tidak mampu bergerak secara leluasa.
rematik-asam-urat-alodokter
Di Indonesia, orang sering salah kaprah menyamakan penyakit asam urat (gout/pirai) dengan rematik. Padahal rematik adalah istilah umum yang dipakai untuk menggambarkan rasa sakit pada persendian atau otot yang mengalami peradangan. Penyakit asam urat (gout/pirai) hanya salah satu penyebab nyeri pada persendian. Mengenali gejala dan tanda pada gout dapat membantu seseorang membedakan dengan nyeri sendi yang disebabkan oleh kondisi lain.
Banyak orang mengira apabila kadar asam urat di dalam darah tinggi (hiperurisemia), maka akan terkena gout. Hal ini tidak benar, karena hanya sekitar 1/3 penderita hiperurisemia yang mengalami gout.

Penyebab penyakit asam urat

Gejala nyeri dan pembengkakan pada penyakit asam urat disebabkan oleh tusukan kristal-kristal tajam di sekitar sendi yang terbentuk akibat penumpukan zat asam urat. Seseorang yang suka mengonsumsi makanan yang menyebabkan peningkatan asam urat  (contohnya jeroan, hidangan laut, daging merah) dan seseorang yang gemar mengonsumsi minuman beralkohol akan berisiko tinggi terkena penyakit asam urat. Selain itu, penyakit ini juga rawan dialami oleh orang-orang yang menderita obesitas, diabetes, hipertensi, atau penyakit ginjal kronik.
Menurut penelitian, seseorang yang memiliki keluarga penderita penyakit asam urat juga dapat terkena kondisi sama. Dengan kata lain, penyakit ini bersifat genetik juga.

Diagnosis penyakit asam urat

Temuilah dokter jika Anda merasakan gejala-gejala penyakit asam urat. Dalam melakukan diagnosis, dokter akan melakukan pemeriksaan atau tes untuk memastikan adanya kristal-kristal natrium urat pada persendian. Hal ini perlu dilakukan karena ada jenis penyakit lain yang bisa menyebabkan gejala menyerupai penyakit asam urat. Pemeriksaan kadar asam urat dalam darah juga biasanya dilakukan.
Sebelum melakukan tes, biasanya pertama-tama dokter akan bertanya mengenai:
  • Lokasi sendi yang terasa sakit.
  • Seberapa sering Anda mengalami gejala dan seberapa cepat gejala tersebut muncul.
  • Obat-obatan tertentu yang sedang Anda konsumsi.
  • Riwayat penyakit asam urat di keluarga Anda.

Penanganan penyakit asam urat

Penanganan penyakit asam urat memiliki dua sasaran utama, yaitu meringankan gejalanya dan mencegah serangan terulang kembali.
Untuk meringankan gejala penyakit asam urat, Anda bisa menempelkan kantong es pada bagian sendi yang terasa sakit. Anda juga bisa mengonsumsi obat pereda rasa sakit, misalnya colchicine, OAINS (obat anti-inflamasi nonsteroid), dan obat-obatan golongan steroid.
Sedangkan untuk mencegah kambuhnya serangan penyakit asam urat, Anda bisa mengonsumsi obat penurun kadar asam urat (misalnya allopurinol). Selain itu, Anda diharuskan untuk menjauhi makanan-makanan pemicu penyakit asam urat dan segera turunkan berat badan. Utamakan makanan rendah kalori untuk mendukung upaya mendapatkan berat badan ideal.
Kombinasi obat-obatan dari dokter serta perilaku hidup sehat umumnya terbukti ampuh dalam menurunkan kadar asam urat dan melarutkan kristal-kristal tajam yang telah terbentuk. Dengan kombinasi tersebut, maka diharapkan pasien penyakit asam urat tidak lagi mengalami kambuh.

Komplikasi penyakit asam urat

Meski penyakit asam urat jarang menimbulkan komplikasi, namun tetap patut kita waspadai. Beberapa komplikasi yang mungkin terjadi, di antaranya:
  • Munculnya benjolan keras (tofi) di sekitar area yang mengalami radang.
  • Kerusakan sendi permanen akibat radang yang terus berlangsung dan tofi di dalam sendi yang merusak tulang rawan dan tulang sendi itu sendiri. Kerusakan permanen ini biasanya terjadi pada kasus penyakit asam urat yang diabaikan selama bertahun-tahun.
  • Batu ginjal yang disebabkan oleh pengendapan asam urat yang bercampur dengan kalsium di dalam ginjal.
source: alodokter
Call
0812-1213-6654
www.obatdantestimoni.com

0 comments: